Lhokseumawe, 12 September 2025 — M. Aditya Prayoga, mahasiswa program studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Sultanah Nahrasiyah, berhasil mengukir prestasi membanggakan dengan terpilih sebagai Google Student Ambassador (GSA) untuk tahun 2025. Terpilihnya Aditya menjadi representasi kampus ini di kancah nasional, sekaligus menjadi bukti bahwa mahasiswa MPI siap berinovasi di bidang teknologi.
Program Google
Student Ambassador merupakan inisiatif global yang bertujuan menunjuk
perwakilan mahasiswa sebagai pemimpin adopsi teknologi Google, khususnya dalam
bidang Google AI. Sebagai GSA, Aditya akan berperan penting dalam
menjadi penghubung antara #TeamGoogle dan mahasiswa UIN Sultanah Nahrasiyah,
dengan mengandalkan kemampuan kepemimpinan dan komunikasi digital yang kuat.
Menurut
Aditya, perannya sebagai GSA memiliki relevansi kuat dengan disiplin ilmu
Manajemen Pendidikan Islam. "Sebagai mahasiswa MPI, saya melihat ini
sebagai peluang besar untuk mengintegrasikan teknologi dan AI ke dalam praktik
pengelolaan pendidikan," ungkapnya. "Saya percaya, inovasi ini bisa
kita manfaatkan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran, efisiensi
administrasi, dan pengambilan keputusan berbasis data di lembaga-lembaga
pendidikan Islam."
Ketua Program Studi Manajemen Pendidikan Islam UIN Sultanah Nahrasiyah, Bapak Sofyan Arianto, S.Ag.,
M.Pd. , menyambut baik pencapaian ini.
"Terpilihnya Aditya sebagai Google Student Ambassador membuktikan bahwa
Manajemen Pendidikan Islam tidak dapat dilepaskan dari perkembangan teknologi.
Ini adalah langkah maju yang luar biasa, menunjukkan bahwa mahasiswa kami siap menjadi pemimpin yang adaptif dan melek teknologi dalam
mengelola lembaga pendidikan," ujar beliau.
Aditya
berkomitmen untuk menyelenggarakan berbagai program, termasuk workshop dan
diskusi, yang berfokus pada pemanfaatan alat digital dan AI untuk manajemen
lembaga pendidikan. Dengan GSA ID GSAID25008, Aditya menjadi bagian dari
komunitas GSA yang dapat diakses di situs resmi
googlestudentambassador.id/listGSA.
Prestasi ini
diharapkan tidak hanya menginspirasi mahasiswa MPI untuk berinovasi, tetapi
juga menunjukkan bahwa integrasi teknologi adalah kunci untuk memajukan
pendidikan Islam di era modern.

0 Komentar