Pelatihan Komputer dan Public Speaking, Mahasiswa MPI UIN Sultanah Nahrasiyah Tingkatkan Soft Skill dan Literasi Digital

Lhokseumawe, 30 Juni 2025 – Mahasiswa Jurusan Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Unit 1 Semester 6 UIN Sultanah Nahrasiyah sukses menggelar kegiatan seminar bertajuk “Pelatihan Komputer Dasar dan Public Speaking” yang berlangsung secara luring di Aula Perpustakaan kampus. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk pemenuhan tugas mata kuliah Manajemen Diklat, tetapi juga menjadi ajang aktualisasi diri bagi mahasiswa dalam menghadapi tuntutan era digital.

Ketua panitia kegiatan, Dhea, menyampaikan bahwa seminar ini dirancang untuk menjawab kebutuhan mahasiswa akan keterampilan dasar dalam penggunaan teknologi serta kemampuan berbicara di depan umum. “Kami berharap dengan kegiatan ini dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam mengoperasikan komputer, terutama Word, Excel, dan PowerPoint yang selalu digunakan di kampus. Dan juga membekali mereka dengan kemampuan public speaking agar percaya diri berbicara di depan umum,” jelasnya.

Kegiatan dimulai pukul 08.30 WIB dengan pembukaan oleh MC, pembacaan shalawat Badar, serta sambutan dari panitia. Sesi pertama dipandu oleh Muhammad Fairuz Asra Hafit, S.Ag., alumni jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir IAIN Lhokseumawe, yang memberikan pelatihan komputer dasar mencakup praktik penggunaan Microsoft Word dan Excel. Setelah sesi istirahat dan konsumsi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi kedua bersama M. Aditya Prayoga, Ketua HMJ MPI 2025–2026 dan Duta Persada Nusantara. Ia membawakan materi public speaking, termasuk teknik dasar berbicara di depan umum, pengelolaan intonasi, dan cara mengatasi rasa gugup.

Setiap sesi disusun secara interaktif, dengan peserta aktif berdiskusi, bertanya, dan terlibat langsung dalam praktik yang diberikan. Seminar ditutup dengan doa bersama dan evaluasi kegiatan.

Sebanyak 40 peserta dari jurusan MPI semester 4 dan 6 mengikuti kegiatan ini setelah melalui proses seleksi administratif. Menurut Dhea, proses pendaftaran terbuka khusus untuk mahasiswa yang memiliki motivasi tinggi meningkatkan keterampilan dalam bidang teknologi dan komunikasi.

“Respon peserta sangat positif. Mahasiswa aktif bertanya dan berdiskusi terkait dua hal tersebut,” ungkap Dhea. Ia juga menambahkan bahwa tantangan utama dalam pelaksanaan seminar adalah keterbatasan waktu untuk menyampaikan dua materi besar dalam satu hari, serta kesiapan sarana pendukung yang harus dipersiapkan tepat waktu.

“Namun berkat kerja sama tim panitia kami, baik konsumsi, kesekretariatan, sarana prasarana, dokumentasi, maupun MC, semua tantangan tersebut berhasil kami atasi dan kegiatan berjalan tepat waktu,” tambahnya.

Sebagai ketua panitia, Dhea berharap agar kegiatan semacam ini bisa terus dilanjutkan oleh mahasiswa angkatan berikutnya. “Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat. Kami berharap ke depannya lebih banyak peserta yang dapat ikut serta, dan mahasiswa tingkat bawah bisa membuat acara yang lebih baik dan bermanfaat bagi seluruh civitas akademika di kampus kita,” ujarnya.

Dhea juga menyebut bahwa kegiatan ini direncanakan untuk menjadi program berkelanjutan di bawah koordinasi mata kuliah Manajemen Diklat, dan akan dilanjutkan oleh mahasiswa MPI angkatan 2023, 2024, serta mahasiswa baru nantinya.

Posting Komentar

0 Komentar