HARI NASIONAL PERPUSTAKAAN


Hari Nasional Perpustakaan diperingati setiap tanggal 17 Mei sebagai bentuk penghormatan dan pengakuan terhadap peran penting perpustakaan dalam meningkatkan literasi dan pengetahuan masyarakat Indonesia. Tanggal ini dipilih karena bertepatan dengan hari berdirinya Perpustakaan Nasional Republik Indonesia pada tahun 1980, yang menjadi simbol pusat pengetahuan dan budaya baca di tanah air.

Sejarah Hari Perpustakaan Nasional tidak lepas dari upaya pemerintah dalam meningkatkan minat baca dan literasi di Indonesia. Pada tahun 2002, Hari Buku Nasional resmi diperingati untuk mengingatkan masyarakat akan pentingnya budaya membaca, yang sekaligus
bertepatan dengan ulang tahun Perpustakaan Nasional dan Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI). Peringatan ini lahir sebagai respon terhadap rendahnya tingkat literasi dan jumlah buku yang diterbitkan di Indonesia dibandingkan negara lain.

Perpustakaan Nasional sendiri didirikan berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 0164/0/1980, dan kemudian secara kelembagaan semakin diperkuat dengan Keputusan Presiden pada tahun 1989. Perpustakaan ini dikembangkan dengan tiga konsep utama, yakni sebagai warisan budaya, infrastruktur nasional, dan layanan komprehensif bagi seluruh masyarakat Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa perpustakaan bukan hanya tempat menyimpan buku, tetapi juga pusat layanan informasi yang strategis untuk pembangunan bangsa.

Peringatan Hari Nasional Perpustakaan biasanya diisi dengan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan minat membaca, seperti mengunjungi perpustakaan, membaca buku, mendonasikan buku, serta mengadakan seminar dan lomba literasi. Kegiatan-kegiatan ini diharapkan dapat membangkitkan semangat masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih mencintai buku dan memanfaatkan perpustakaan sebagai sumber ilmu pengetahuan dan inspirasi.

Dengan adanya Hari Perpustakaan Nasional, diharapkan kesadaran akan pentingnya literasi semakin meningkat, sehingga dapat mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas. Perpustakaan sebagai jantung pengetahuan menjadi pilar utama dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan menjaga kelestarian budaya literasi di Indonesia.


by : putri nadsyua fonna (riset dan publikasi 2025)

Posting Komentar

0 Komentar